Laman

Wednesday, 13 November 2013

Blank 75, Zona Maut sang Mahameru



Kegiatan pendakian gunung merupakan sebuah kegiatan yang banyak digemari orang. Baik tua maupun muda, laki – laki maupun perempuan telah jatuh cinta kepada kegiatan pendakian gunung. Sebuah fakta yang wajar karena dari puncak gunung terbentang keindahan ukiran alam ciptaan Allah SWT yang akan membuat kagum semua orang.

Pendakian:





Indah memang, namun kegiatan pendakian gunung juga bisa dibilang adalah sebuah kegiatan yang berbahaya, Tidak sedikit para pendaki yang kembali dengan membawa luka – luka di tubuh mereka, dari yang cuma goresan sampai yang cukup parah seperti patah tulang, bahkan banyak di antara pendaki yang tidak membawa nyawa mereka kembali ke bawah atau kembali dalam keadaan tak bernyawa, dan yang paling mengenaskan ialah mereka yang tidak kembali saat melakukan pendakian, menghilang bagaikan ditelan bumi.
-
Korban pendakian:



Banyak gunung – gunung terkenal di dunia, terutama di Indonesia yang keindahannya sudah mendunia. Gunung – gunung seperti Rinjani, Merapi, dan Semeru selalu didaki oleh ratusan orang dari berbagai penjuru dunia terutama gunung Semeru yang makin populer mealui film 5cm yang diputar perdana Desember lalu. Semeru merupakan gunung tertinggi di pulau Jawa, hal inilah yang semakin membuat banyak orang ingin menginjakkan kaki di puncaknya. Selalu ada banyak orang yang mendaki gunung ini setiap tahunnya, menunjukkan bahwa Semeru sudah sangat terkenal.
-
Semeru:

Sumber foto :http://i1189.photobucket.com/albums/z435/Anggarawepe/MAHAMERU%201-5%20September%202012/TNBTS_zps0afd2d96.jpg
-

Semeru memang indah, mulai dari Ranu Kumbolonya yang menyajikan pemandangan matahari terbit yang eksotis hingga pemandangan di puncak abadi para dewa (julukan Mahameru) merupakan magnet yang sangat kuat bagi mereka para pecinta alam dan pendaki gunung. Namun di samping keindahannya yang menakjubkan, Semeru juga mempunyai berbagai ancaman bahaya yang selalu mengintai di sepanjang perjalanan hingga puncaknya, mulai dari bahaya tersesat di hutannya yang masih lebat, tertimpa longsoran batu menjelang Mahameru, beserta Blank 75 di area sekitar Mahameru.

Ranu Kumbolo:
Mahameru:


Bicara mengenai Blank 75, nama tersebut sudah sangat familiar di telinga para pendaki, pecinta alam, dan mereka masyarakat di sekitar Semeru. Blank 75 adalah nama dari sebuah jurang sedalam 75 meter yang terletak di sebelah timur laut dari puncak Mahameru ,diluar jalur di sebelah kanan arcopodo / kelik (dari arah puncak) dan secara administratif TNBTS letaknya di blok Tawon Songo, dusun Pasrujambe, Kabupaten Lumajang. Gambaran medannya adalah lereng berpasir yang jalurnya putus (blank) karena dipisahkan oleh jurang yang dalamnya sekitar 275-100m.
 
Blank 75 Area:
Blank 75 Area:
Sumber Foto : http://amcmalang.blogspot.com/2013/02/semeru-death-zone-blank-75.html



Jurang ini disebut sebagai “zona kematian” oleh mereka para pendaki Semeru dikarenakan zona ini sudah memakan korban. Salah satu peristiwa yang membuat jalur ini menjadi terkenal terjadi di bulan Juli tahun 2009 lalu di mana seorang pendaki dari UGM bernama Andika Listyono Putra ditemukan tewas di dasar jurang ini setelah sebelumnya terpisah dari rekan – rekan pendakiannya dan hilang.
 
Evakuasi Andika Listyono Putra:
Berita : http://news.detik.com/read/2009/07/31/175938/1175352/10/1/kronologi-hilangnya-mahasiswa-ugm-di-gunung-semeru



Peristiwa yang paling baru terjadi adalah hilangnya dua pendaki asal Jakarta bernama Aziz Fuadhi dan Muhammad Rifki Perdana. Beruntung menurut kabar yang dipublikasikan pada 12 November 2013 mereka selamat walaupun Aziz Fuadhi ditemukan dalam kondisi patah kaki di Blank 75 tersebut.  



Kebanyakan para pendaki tersesat di Blank 75 saat melakukan perjalanan turun karena memang jika dari puncak menuju Arcopodo rutenya bercabang menjadi dua. Rute yang mengarah ke zona kematian tersebut berada di sebelah timur laut atau rute yang berbelok ke arah kanan  jika dari puncak, sementara rute yang sebenarnya mengarah agak ke barat laut. Menuju Arcopodo sebenarnya cukup mudah apabila kondisi cuaca cerah karena Arcopodo akan mudah terlihat, namun jika cuaca berkabut dan badai, resiko tersesat ke arah Blank 75 akan semakin besar sebab jarak pandang yang terbatas.


Mahameru memang menyimpan berbagai ancaman bahaya, namun tetap saja keindahan alamnya yang mendunia akan selalu menjadi daya tarik yang kuat bagi para pendaki dan pecinta alam di seluruh dunia. Ancaman bahaya di Semeru terutama Blank 75 sebenarnya dapat dihindari dengan cara mempelajari terlebih dahulu zona – zona bahaya di Mahameru sebelum mendaki karena sudah banyak info – info yang dapat ditemukan di berbagai sumber. Well.. Selamat mendaki gunung tertinggi di pulau Jawa...

No comments:

Post a Comment