Menggapai Angkasa

Jelajahi Indahnya Negeri Pecahan Surga

Friday, 20 January 2017

PESONA SENDRATARI RAMAYANA YANG MEMUKAU DUNIA

Indonesia memang negeri dengan sejuta pesona. Keindahan alam dan budayanya seakan menjadi kekayaan mutlak sang ibu pertiwi. Salah satu kekayaan budaya yang dimiliiki oleh Indonesia adalah Sendratari Ramayana yang diadakan di kompleks Candi Prambanan sebelah barat Kali Opak. Sendratari Ramayana sendiri telah menjadi salah satu tujuan wisata bagi wisatawan domestik hingga manca negara saat berkunjung ke Yogyakarta dan sekitarnya.


Ramayana Open Air Teathre (Panggung Terbuka)

Sejarah Pementasan Sendratari Ramayana

Pementasan Sendratari Ramayana pertama kali diadakan pada tanggal 26 Juli 1961 yang  berawal dari ide GPH Djatikoesoemo untuk meningkatkan pariwisata Indonesia di mata dunia. Sebelumnya pada tahun 1960, GPH Djatikoesoemo menyaksikan pertunjukan Royal Ballet of Cambodia yang dipentaskan di depan Angkor Wat dan akhirnya menjadi inspirasi beliau untuk mementaskan pertunjukan dramatari di depan Candi Prambanan.

GPH Djatikoesoemo

Pementasan yang terpenting disajikan pada tanggal 25 Agustus 1961. Saat itu  pementasan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh besar yaitu Presiden Soekarno, 5 orang menteri Kabinet RI, 16 duta besar negara sahabat, serta sejumlah undangan VIP lainnya yang berjumlah sekitar 50 orang termasuk aktor Charlie Chaplin. Pada pementasan ini Presiden Soekarno menulis pesan di prasasti yang berbunyi:

Balet Ramayana Prambanan adalah satu pertjobaan (good effort) untuk membawa seni-pentas Indonesia ke taraf yang lebih tinggi
—Soekarno

Ir. Soekarno

Salah satu komentar yang diberikan setelah pementasan berakhir yaitu berasal dari Charlie Chaplin:

Bila dunia tahu akan Festival Ramayana ini, para pengunjung tentu akan datang berbondong-bondong ke Indonesia. Akan saya ceritakan kepada dunia, bahwa di Jawa Tengah terdapat kesenian yang mengagumkan yang membuat saya amat terkesan.
—Charlie Chaplin

Charlie Chaplin


Sendratari Ramayana

Pertunjukan Sendratari Ramayana mengisahkan Cerita Ramayana yang diukir di relief Candi Prambanan. Kisah Ramayana sendiri merupakan kisah cinta segi tiga antara Rama, Shinta, dan Rahwana. Diceritakan bahwa Shinta yang merupakan istri dari Rama diculik oleh Rahwana yang kemudian dilanjutkan dengan perjuangan Rama merebut kembali istrinya dengan bantuan pasukan kera.

Relief Ramayana Candi Prambanan

Selama musim penghujan antara bulan November hingga April, pertunjukan Sendratari Ramayana dilaksanakan di panggung tertutup (Gedung Trimurti). Sementara antara Bulan Mei hingga Oktober pertunjukan dilaksanakan di panggung terbuka. 

Ramayana Trimurti (Panggung Tertutup)

Latar dari panggung terbuka begitu indah berupa 3 candi utama Prambanan. Sendratari Ramayana selalu rutin ditampilkan setiap Hari Selasa, Kamis, dan Sabtu yang dimulai tepat pukul 19.30 WIB.

Berikut ini adalah tokoh-tokoh yang tampil di pementasan Sendratari Ramayana:


1.  Ramawijaya

Rama merupakan tokoh utama dalam cerita Ramayana. Ia memiliki saudara Leksmana. Rama bersaudara sejak kecil dididik oleh Resi Wasista, seorang resi yang sangat sakti pada masa itu. Oleh karena itu Rama dan Lesmana ketika dewasa menjadi satria pilih tanding, sakti rendah hati dan berbudi luhur. 

Ramawijaya

Rama memiliki istri cantik jelita bernama Shinta; anak angkat Prabu Janaka di Kerajaan Mantili yang merupakan titisan Widowati dan diperebutkan oleh raja-raja dari seribu negara.


2. Leksmana

Leksmana atau Laksmanawidagda adalah saudara dari Ramawijaya. Leksmana bertempat tinggal di kesatrian Girituba. Ia seorang satria brahmacari (tidak menikah), mempunyai watak halus, setia dan tak kenal takut. Sejak kecil Leksmana sangat rapat dan sangat dekat dengan saudaranya Ramawijaya. Leksmana diyakini sebagai titisan Bathara Suman, pasangan Bathara Wisnu.

Leksmana; sekilas mirip dengan Rama



3. Shinta

Dewi Sinta adalah putri Prabu Janaka, raja Kerajaan Mantili. Dewi Sinta diyakini sebagai titisan Bathari Sri Widowati; istri Bathara Wisnu. Selain sangat cantik, Dewi Sinta merupakan putri yang sangat setia, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan suci trilaksita (ucapan, pikiran dan hati)nya. Dewi Sinta menikah dengan Ramawijaya setelah Rama memenangkan sayembara mengangkat busur Dewa Siwa di negara Mantili.




4. Rahwana

Nama lain dari Rahwana adalah Dasamuka atau yang artinya memiliki 10 muka/kepala. Rahwana adalah raja berwujud raksasa yang memiliki kesaktian tinggi di Kerajaan Alengka. Diceritakan di kisah Ramayana bahwa Rahwana adalah tokoh antagonis utama yang telah menculik Shinta; istri dari Ramawijaya. Rahwana memiliki ajian Pancasona yang membuatnya tidak bisa mati selama jasadnya menyentuh tanah.

Rahwana


5. Kala Marica > Kidang Kencana

Kala Marica adalah salah satu patih dari Rahwana. Kesaktian yang dimiliki oleh Kala Marica adalah dia dapat berubah wujud menjadi apa pun. 



Kala Marica diperintah oleh Rahwana agar berubah menjadi rusa emas (kidang kencana) untuk memuluskan rencana Rahwana menculik Shinta.

Kidang Kencana


6. Subali-Sugriwa-Dewi Tara

Subali dan Sugriwa adalah kakak beradik yang berwujud kera. Keduanya menjadi bermusuhan karena suatu kesalahpahaman. 

Sugriwa & Subali (Mirip)

Berawal dari Sugriwa yang mengira bahwa kakanya Subali telah tewas saat bertarung dengan Lembu Sura di Goa Kiskenda sehingga ia kemudian menutup pintu goa dan memperistri Dewi Tara. Subali yang tidak terima kemudian menghajar Sugriwa hingga babak belur dan merebut Dewi Tara.

Dewi Tara & Subali

7. Anoman

Anoman memiliki wujud seekor kera dengan ciri khas berwarna putih. Sebagai panglima perang kerajaan wanara (kera), Anoman sangatlah sakti. 

Anoman

Diceritakan dalam kisah Ramayana bahwa Anoman turut membantu Ramawijaya dalam peperangan melawan Kerajaan Alengka untuk merebut Shinta. Salah satu kesaktian yang menakjubkan dari Anoman adalah tidak mempan dibakar api.


8. Kumbakarna

Kumbakarna adalah adik dari Rahwana. Perwujudan dari Kumbakarna yaitu berupa raksasa besar dengan wajah yang mengerikan, serta memiliki kesaktian yang sangat tinggi. Meskipun demikian, Kumbakarna memiliki hati yang baik dan sering menasehati kakaknya; Rahwana yang berbuat salah.

Kumbakarna


9. Trijatha

Trijata keponakan Rahwana dari negara Alengka. Trijata masih dipercaya memiliki garis keturunan Sanghyang Taya. Trijata adalah perempuan yang sangat cantik. Ia memiliki watak setia, murah hati, baik budi, sabar dan selalu penuh dengan sopan santun. 

Trijatha (Kiri)

Trijata dipercaya oleh Rahwana untuk menemani Dewi Shinta. Rahwana menyekap Shinta di Taman Argasoka Negara Alengka. Setiap kali Rahwana ingin memaksa Shinta untuk segera menikah dengannya, Trijata selalu menenangkah nafsu Rahwana.


Alur Cerita Sendratari Ramayana

1. Pembukaan

Prabu Janaka

Kerajaan Mantili yang dipimpin oleh seorang raja bernama Prabu Janaka mempunyai putri yang cantik jelita bernama Shinta. Untuk menentukan siapa calon suaminya, diadakanlah suatu sayembara untuk mengangkat sebuah busur panah Dewa Siwa. Akhirnya sayembara tersebut dimenangkan oleh putra mahkota Kerajaan Ayodya yang bernama Ramawijaya. 

Rama Mengangkat Busur Panah Dewa Siwa

Sementara itu Rahwana yang sudah lama ingin memperistri Widowati melihat Shinta yang merupakan titisan dari Widowati. Rahwana pun berkeinginan untuk menculik dan memperistri Shinta.

Rama Memenangkan Sayembara

2. Hutan Dandaka

Ramawijaya ditemani istrinya Shinta dan adiknya Leksmana dalam pengembaraannya akhirnya sampai di Hutan Dandaka. Rahwana yang ingin menculik Shinta mencari akal untuk melakukannya. Maka Rahwana memerintahkan patihnya yaitu Kala Marica untuk berubah menjadi rusa emas (kijang kencana) untuk menggoda Shinta.

Kijang Kencana Menggoda Shinta

Melihat keelokan kijang kencana tersebut, Shinta meminta Rama untuk menangkapnya. Akan tetapi kijang tersebut begitu lincah dan kemudian berlari masuk ke dalam hutan. Melihat kijang tersebut menghilang Shinta kemudian sedih, akan tetapi Rama tetap berusaha mengejarnya dan meninggalkan Shinta ditemani adiknya, Leksmana.

Leksmana Membuat Lingkaran Magis

Tiba-tiba dari dalam hutan terdengar suara Rama yang meminta tolong. Shinta pun menjadi cemas dan menyuruh Leksmana untuk memeriksanya. Leksmana kemudian membuat lingkaran magis untuk melindungi Shinta selama dia pergi. Kemudian Leksmana meninggakan Shinta, meskipun dengan hati yang ragu-ragu.

Rahwana Berusaha Menembus Lingkaran Magis Leksmana

Rahwana yang mengetahui bahwa Shinta telah ditinggal sendirian berusaha untuk menculiknya. Akan tetapi usahanya gagal karena lingkaran magis yang dibuat oleh Leksmana. Rahwana tidak kehabisan akal, dia kemudian berubah menjadi seorang brahmana tua yang meminta sedekah.

Rahwana Menyamar Sebagai Brahmana Tua

Ketika Shinta mendekatinya untuk memberikan sedekah sehingga ia keluar dari lingkaran tersebut, Rahwana langsung menariknya dan membawa Shinta terbang ke Alengka.

Shinta Diculik Oleh Rahwana

3. Rama Mengejar Kijang

Sementara itu Rama masih berusaha mengejar kijang kencana yang memang benar-benar gesit sehingga susah untuk ditangkap. Rama kemudian memanah kijang tersebut dan ternyata usai terkena panah dari Rama, kijang kencana berubah wujud menjadi Kala Marica. 

Shoot The Deer

Terjadilah pertarungan antara Rama melawan Kala Marica. Kesaktian Rama membuat Kala Marica terpojok berulang kali. Pertempuran berakhir setelah Rama melesatkan panahnya dan mengenai Kala Marica. 

Shoot The Marica

Usai mengalahkan Kala Marica, Leksmana datang dan mengabarkan kepada Rama bahwa Shinta telah hilang. Mereka berdua kemudian pergi mencari Shinta. 


4. Shinta Ilang

Jatayu

Perjalan Rahwana yang membawa Shinta ke Alengka tidak berjalan dengan lancar karena mendapat hadangan dari seekor burung garuda bernama Jatayu. Prabu Janaka; ayah dari Shinta merupakan sahabat dari Jatayu sehingga ia pun berusaha untuk menyelamatkan Shinta. 

Rahwana Vs Jatayu

Sayang, dalam pertempuran tersebut Jatayu mengalami kekalahan dan mendapatkan luka yang sangat parah. Usai mengalahkan Jatayu, Rahwana melanjutkan membawa Shinta ke Alengka.

Jatayu Dikalahkan

Rama dan Leksmana yang sedang mencari Shinta akhirnya bertemu dengan Jatayu. Awalnya Rama berniat membunuh Jatayu karena mengira bahwa dialah yang menculik Shinta, namun dapat dicegah oleh Leksmana. Jatayu pun menceritakan kejadian yang sebenarnya bahwa Shinta telah diculik oleh Rahwana dan dibawa ke Kerajaan Alengka. Kemudian Jatayu tewas dengan iringan Rama dan Leksmana.

Jatayu Tewas

Saat sedang bersedih, datanglah seekor kera putih bernama Anoman bersama pamannya Sugriwa yang terluka parah usai dihajar oleh Subali. Rama kemudian menyembuhkan Sugriwa sehingga ia sembuh seketika. Sugriwa kemudian meminta Rama dan Leksmana untuk membantunya mengalahkan kakaknya, Subali yang telah merebut Dewi Tara; istri Sugriwa.

Rama-Leksmana bertemu Sugriwa-Anoman

5. Goa Kiskenda (Sugriwa Vs Subali)

Sugriwa Menantang Subali

Subali dan Dewi Tara yang sedang bercengkrama di Goa Kiskenda mendadak dikejutkan oleh tantangan dari Sugriwa. 

Subali Dikalahkan

Pertempuran pun tidak dapat dihindarkan antara Sugriwa melawan Subali. Berkat bantuan dari Rama, Subali dapat dikalahkan dan Sugriwa mendapatkan kembali Dewi Tara. 

Rama Menyerahkan Cincin Kepada Anoman
Untuk Diserahkan Pada Shinta

Atas jasanya, Sugriwa bersedia mengerahkan pasukan keranya untuk menyerang Alengka. Anoman pun diutus untuk menyelidiki Negeri Alengka. Sebelum berangkat, Rama menitipkan sebuah cincin untuk diserahkan pada Shinta.

Anoman Duta


6. Taman Argosoka

Shinta yang sedang bersedih di Taman Argosoka Kerajaan Alengka dihibur oleh keponakan Rahwana yaitu Trijatha dan dayang-dayang taman. 

Taman Argosoka

Tiba-tiba datanglah Rahwana yang membujuk Shinta agar mau menjadi istrinya. Akan tetapi rayuan Rahwana ditolak sehingga membuat Rahwana murka dan berniat membunuh Shinta. Beruntung karena Trijatha berhasil mencegahnya dan meminta Rahwana untuk tetap bersabar.

Trijatha Meminta Rahwana Untuk Bersabar

Tiba-tiba di tengah kesedihannya, Shinta dikejutkan dengan tembang yang dinyanyikan oleh Anoman. Segera Anoman menyampaikan kepada Shinta maksud kedatangannya bahwa ia diutus oleh suaminya, Rama dan menyerahkan cincin titipan Rama. Usai menghadap Shinta, Anoman ingin mengetahui kekuatan Kerajaan Alengka.

Anoman Menyerahkan Cincin Milik Rama Kepada Shinta

Anoman pun menghancurkan dan memporakporandakan Taman Argosoka. Segera saja ia dikepung oleh pasukan raksasa Kerajaan Alengka, akan tetapi dengan mudah mereka dikalahkan.

Anoman Vs Pasukan Raksasa

Anoman akhirnya tertangkap setelah terkena panah Indrajid; putra Rahwana yang mengikat tangan dan kakinya. Anoman pun dibawa ke hadapan Rahwana.

Anoman Berhasil Tertangkap Oleh Indrajid

Rahwana dengan amarahnya berusaha membunuh Anoman, akan tetapi adiknya yaitu Kumbakarna mencegahnya. Kumbakarna juga mengingatkan Rahwana bahwa tindakannya salah dan memintanya untuk mengembalikan Shinta. 

Kumbakarna Diusir Oleh Rahwana

Karena dianggap menentang, Kumbakarna akhirnya diusir dari Alengka. Rahwana kemudian memerintahkan supaya Anoman dibakar hidup-hidup. Akan tetapi dengan kesaktiannya, Anoman bukannya mati malah membakar Kerajaan Alengka dengan api tersebut. Anoman pun kembali untuk melapor kepada Rama.

Anoman Obong

7. Indrajid Vs Leksmana

Pasukan Rama dan kera mulai menyerang Kerajaan Alengka. Indrajid lah yang pertama maju dari pihak Alengka. Leksmana dari kubu Rama pun maju menghadapi Indrajid. 

Indrajid Vs Leksmana

Pertempuran berjalan sengit, akan tetapi Leksmana berhasil memojokkan Indrajid. Pertempuran akhirnya berakhir saat keduanya adu kemampuan memanah, saat panah Leksmana lah yang berhasil mengenai Indrajid.

Adu Panah

8. Patriotisme Kumbakarna

Pertempuran sengit masih berlangsung. Kali ini giliran Kumbakarna yang maju menghadapi pasukan Rama dan kera. Kumbakarna turut berperang bukan karena membela Rahwana, melainkan karena rasa cintanya terhadap Kerajaan Alengka; tanah airnya. Kumbakarna begitu sakti dengan mengalahkan banyak pasukan kera serta Sugriwa.

Sugriwa + Pasukan Kera Vs Kumbakarna

Leksmana yang maju menghadapi Kumbakarna juga berhasil dipojokkan oleh Kumbakarna. Barulah setelah mendapat bantuan dari Rama, Kumbakarna dapat dikalahkan. Kumbakarna pun gugur sebagai pahlawan bangsa dengan dijemput oleh bidadari dari khayangan.

Bidadari dari Khayangan Menjemput Arwah Kumbakarna

9. Rahwana Vs Ramawijaya

Rahwana Vs Ramawijaya

Tibalah pada pertempuran akhir saat raja Alengka; Rahwana mulai memasuki medan pertempuran. Kesaktiannya membuat pasukan kera dan Sugriwa dapat dikalahkan dengan begitu mudah. Rama pun maju dan langsung menghadapi Rahwana. Pertempuran berlangsung begitu sengit karena Rama dan Rahwana yang sama-sama sakti.

Rama Berhasil Menusuk Rahwana,
Meskipun Sama Sekali Tidak Mempan

Akhirnya Rama berhasil mendesak Rahwana dan berhasil menusuknya dengan senjata keris miliknya. Akan tetapi Rahwana yang memiliki Ajian Pancasona tidak bisa mati sehingga keadaan menjadi berbalik, kini Rama yang berhasil didesak oleh Rahwana. Rama pun mengeluarkan jurus pamungkasnya, dengan panah saktinya akhirnya Rahwana dapat dikalahkan.

Serangan Pamungkas

10. Api Suci Shinta

Setelah Rahwana berhasil dikalahkan, dengan diantar oleh Anoman, Shinta menghadap Rama. Akan tetapi Rama malah menolak Shinta karena menganggapnya sudah ternoda selama berada di Alengka. Rama kemudian meminta Shinta untuk secara suka rela melakukan bakar diri untuk membuktikan kesuciannya.

Shinta Melakukan Bakar Diri

Karena kebenaran dan kesuciannya, Dewa Api pun menyelamatkan Shinta dari kobaran api. Shinta berhasil keluar dari api dalam keadaan utuh. Rama akhirnya menerima kembali Shinta dengan perasaan bahagia.

Happy Ending

Info

Address:
Jl Jogja-Solo Km 16 Yogyakarta


Phone:
+62 274 496 408 / +62 274 497 771


Hotline Phone:
+62 858 0352 5354


Fax: 
+62 274 496 408


Email:
teater@borobudurpark.co.id


Jadwal pementasan indoor (Trimurti):

JANUARI 2017    
3, 5, 7, 10, 12, 14, 17, 19, 21, 24, 26, 28, 31

FEBRUARI 2017      
2, 4, 7, 9, 11, 14, 16, 18, 21, 23, 25, 28

MARET 2017      
2, 4, 7, 9, 11, 14, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30

APRIL 2017              
1, 4, 6, 8, 11, 13, 15, 18, 20, 22, 25, 27, 29

NOVEMBER 2017
2, 4, 7, 9, 11, 14, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30

DESEMBER 2017
2, 5, 7, 9, 12, 14, 16, 19, 21, 23, 26, 28, 30


Jadwal Pementasan Panggung Terbuka:

MEI 2017
2, 4, 6, 9, 11, [12], [13], [14], [15], 16, 18, 20, 23, 25, 27, 30

JUN1 2017
1, 3, 6, 8, [9], [10], [11], [12], 13, 15, 17, 20, 22, 23, 24, {26}, {27}. {28}, {29}, {30}

JULI 2017
1, 2, 3, 4, 5, 6, [7], [8], [9], [10], 11, 13, 15, 18, 20, 22, 25, 27, 29

AUGUSTUS 2017
1, 2, 3, [4], [5], [6], [7], 8, 9, 10, 12, 15, 16, 17, 19, 22, 23, 24, 26, 29, 30, 31

SEPTEMBER 2017
2, 5, 7, [8], [9], [10], [11], 12, 14, 16, 19, 21, 23, 26, 28, 30

OKTOBER 2017
3, 5, [6], [7], [8], [9], 10, 12, 14, 17, 19, 21, 24, 26, 28, 31

NB

[…] EPISODIC
Episode 1 : Shinta Ilang
Episode 2 : Anoman Pembawa Pesan
Episode 3 : Kumbakarna Gugur
Episode 4 : Api Suci Shinta

{…} Pementasan Spesial Idul Fitri   



Harga Tiket

Harga Tiket Ramayana Open Air Theatre :

VIP CLASS SEATING
Rp400.000,00

SPECIAL CLASS SEATING
Rp300.000,00

FIRST CLASS SEATING
Rp200.000,00

SECOND CLASS SEATING
Rp125.000,00


Harga Tiket Ramayana Trimurti theatre :

SPECIAL CLASS SEATING
Rp275.000,00

FIRST CLASS SEATING
Rp200.000,00

SECOND CLASS SEATING
Rp125.000,00


Sumber Info:
http://borobudurpark.com/event/763/

Performance by:
Unit Kesenian Jawa Gaya Surakarta (UKJGS) Universitas Gadjah Mada; Selasa, 17 Januari 2017.

9 comments:

  1. Tapi aku sebal sama Rama. Dia kok ga percaya ya sama istrinya sampai harus menyuruh istrinya bakar diri. Hiks.

    ReplyDelete
  2. Kapan Aq di terke mrono mas ? Hahahaha

    ReplyDelete
  3. Pengen liat. Tp blm kesampaian sampai skg

    ReplyDelete
  4. Kalau ada videonya keren lagi nih sob

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau upload video nanti dimarahin sama pihak Ramayana Ballet Prambanannya eh..

      Delete

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda