Laman

Thursday, 20 April 2017

TANJUNG KESIRAT; MENANTI KEINDAHAN SURGA DI PENGHUJUNG SIANG

Pantai-pantai di selatan Daerah Istimewa Yogyakarta memang seakan tidak pernah kehabisan pesona keindahannya. Seakan semuanya bisa ditemukan di sana, mulai dari keindahan panorama, suara merdu deburan ombak, hingga hasil lautnya. Tanjung kesirat menjadi salah satu spot wisata pantai di selatan Yogyakarta yang mana Allah SWT meletakkan pecahan keindahan surga-Nya.


Panorama Tanjung Kesirat, Gunung Kidul, Yogyakarta


Menuju Tanjung Kesirat

Letak dari Tanjung Kesirat adalah di Girikarto, Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Membutuhkan waktu tempuh sekitar 1 jam 30 menit untuk mencapai Tanjung Kesirat dari Tugu Jogja dengan jarak kurang-lebih 45 kilometer. Perjalanan menuju Tanjung Kesirat dari Tugu Jogja dapat dimulai dengan melewati Jalan Imogiri terlebih dahulu. Baik Jalan Imogiri Barat atau Jalan Imogiri Timur keduanya bisa dilalui untuk menuju Tanjung Kesirat, akan tetapi lebih baik melewati Jalan Imogiri Barat karena lebih lengang.

Ambil Arah Menuju Kawasan Wisata Pantai

Sebenarnya rute jalan menuju Tanjung Kesirat serah dengan rute menuju WISATA ALAM WATU PAYUNG yang mana melewati jalur utama Imogiri-Panggang dengan keadaan jalurnya di perbukitan. Bedanya adalah jika menuju Watu Payung perjalanan akan berbelok kiri ke arah yang ditunjukkan plang penunjuk arah, maka perjalanan menuju Tanjung Kesirat masih harus terus mengikuti jalan utama tersebut. Terdapat tulisan “Kawasan Wisata Pantai” di plang penunjuk arah yang juga memberitahukan bahwa jalur menuju pantai masih harus mengikuti jalur utama tersebut menuju Panggang.

Belok Kiri Arah Paliyan & Wonosari

Sesampainya di Panggang, maka akan ditemui sebuah pertigaan yang merupakan akhir jalan utama dari Imogiri menuju Panggang yang telah dilewati. Plang penunjuk arah menyatakan bahwa jika belok kanan adalah jalan menuju Purwosari dan Parangtritis, sementara jika belok kiri adalah jalan menuju Paliyan dan Wonosari. Berbelok ke arah kiri di pertigaan ini dan ikuti jalan tersebut.

Lurus ke Arah Pantai Gesing

Setelah mengikuti jalan tersebut, nantinya akan dijumpai sebuah plang penunjuk jalan lagi di sebuah perempatan yang jika lurus maka adalah ke arah menuju Pantai Gesing. Ambil arah lurus tersebut melalui jalan yang kondisinya cukup berkelok. Rute menuju Tanjung Kesirat nantinya akan kembali ditunjukkan oleh plang penunjuk jalan di kanan jalan, akan tetapi bukan plang resmi seperti 2 plang sebelumnya melainkan plang sederhana yang dibuat oleh masyarakat. Selanjutnya perjalanan dilanjutkan dengan berbelok kanan melalui jalan lebih kecil menuju Tanjung Kesirat yang ditunjukkan oleh plang penunjuk jalan tadi.

Selanjutnya perjalanan sudah semakin mendekati tujuan dengan cukup mengikuti jalan kecil tersebut. Nantinya akan dijumpai petugas di sebuah portal yang menarik retribusi masuk lokasi dengan biaya hanya Rp5.000,00 per orang. Tak lama kemudian usai portal retribusi laut selatan yang biru indah sudah terlihat dari ketinggian.

Laut Selatan

Ada jalan menuju pantai lain selain Tanjung Kesirat yaitu Pantai Woh Kudu, akan tetapi perjalanan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju bibir pantainya. Terus melaju akhirnya perjalanan sampai juga di Tanjung Kesirat. Kendaraan dapat diparkir di area yang sudah disediakan dengan tarif Rp2.000,00 untuk sepeda motor.


Tanjung Kesirat

Berbeda dengan pantai yang mana pengunjung bisa bermain air di atas pasirnya. Tipe Tanjung Kesirat sendiri merupakan pantai tebing vertikal yang mana batas antara laut dan daratan bukanlah pasir melainkan dinding tebing yang curam. Hal inilah yang menjadi keunikan tersendiri dari Pantai Kesirat dengan suasana berbeda dibandingkan pantai-pantai lainnya di Yogyakarta.

Tebing Eksotis Tanjung Kesirat

Suasana berbeda tersebut tentunya juga membuat Pantai Kesirat memiliki panorama alam khasnya tersendiri. Hamparan tebing hijau yang menjulang tinggi semakin eksotis oleh siraman cahaya matahari dan juga ombak laut yang menghantam bebatuan di bawahnya. Sebuah daratan yang menjorok ke laut di sebelah tenggara (kiri) menjadi spot favorit untuk menikmati panorama khas Tanjung Kesirat ke arah tebing yang memanjang ke arah barat. Satu keunikan lagi yang ada adalah sebuah pohon yang berada di bibir tebing sehingga semakin membuat suasana semakin terasa artistik dengan kombinasi antara pohon tersebut dengan latar belakang yang tersaji.

Romantisme Tanjung Kesirat

Pengunjung biasanya menikmati keindahan pantai dengan duduk-duduk di atas rerumputan yang hijau sembari berfoto atau memfoto pemandangan tersebut. Spot ini juga kerap digunakan untuk berkemah karena memang tersedia dataran cukup luas yang bisa digunakan untuk mendirikan tenda. Tentu menikmati malam dengan alunan deburan ombak lautan akan terasa begitu mendamaikan. Tanjung Kesirat sendiri selain menawarkan pemandangan yang indah juga merupakan spot pemancingan favorit.

Mancing

Banyak warga sekitar atau pendatang datang untuk memancing, terutama di tanjung yang menghadap ke laut. Banyak pula yang memancing di bebatuan di bawah tebing sehingga membutuhkan tangga untuk mencapainya. Memerlukan keberanian dan kehati-hatian untuk mencapai spot pemancingan di bebatuan tersebut.


Pecahan Surga di Ujung Siang

Atraksi wisata utama dari Tanjung Kesirat tersaji ketika menjelang berakhirnya waktu siang. Saat sinar matahari mulai berwarna kuning atau memasuki sore hari, kombinasi warna yang disajikan alam menjadi begitu memesona. Gabungan antara warna kuning matahari, hijaunya rerumputan di tebing, serta birunya air laut akan sangat memanjakan mata dan mendamaikan hati siapa pun yang menyaksikannya.

Menuju Senja

Perlahan matahari pun semakin mendekati garis cakrawala di ufuk barat; lautan seakan bersiap menyambutnya kembali pulang ke peraduannya. Pantulan cahaya matahari di permukaan samudera pun tampak semakin menawan berupa kilauan cahaya yang memanjang ke arah barat. Tidak mau ketinggalan pula sang angin juga turut berhembus dengan lembut membelai kalbu.

Selamat Tinggal Sang Raja Siang

Akhirnya waktu yang dinanti pun tiba; saat cakrawala mulai menyambut pulangnya sang surya. Cahaya kuning pun berubah menjadi oranye, cerah pun perlahan berubah menjadi gelap. Inilah penghujung hari itu, suatu senja syahdu di Tanjung Kesirat. Pohon di tepi tebing yang ada menjadi objek foto yang luar biasa berlatar matahari sore yang mulai tenggelam di ujung barat. Seakan pohon tersebut melambaikan tangannya kepada sang matahari sekaligus berterima kasih padanya karena telah menerangi siang.


Info

Tiket masuk:
Rp5.000,00

Parkir:
Rp2.000,00 (motor)
Rp5.000,00 (mobil)

Fasilitas:
Area parkir, toilet, warung makan, mushalla

Waktu kunjungan terbaik:
Sore hari ketika cuaca cerah menjelang matahari terbenam

Bonus:


7 comments:

  1. Pernah ke pantai ini....Menakjubkan!
    http://adoet-stroming.blogspot.co.id/2017/03/melanglangbuana-di-yogyakarta-edisi.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoi bung, Anda benar...

      Terima kasih sudah mampir, mari saling berbagi informasi..

      Delete
  2. WAh mantep bener..
    Jogja emang terkenal pantainya ya gan,,,
    btw salam kenal :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga..

      Yoi bung.. Masih banyak pantai-pantai bagus lainnya..
      Monggo dijelajah..

      Delete
  3. mantap paket komplit mas ada bonusnya juga saya buka wihhh gambar lembayung sang surya keren informasinya?

    ReplyDelete
  4. tambah satu lagi mas, hehe itu yang lagi mancing siapa mas ? berani amat tuh ati2 entar kena ombak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hatur nuhun bang...
      Itu yg mancing warga sono.. Jadi udah biasa..

      Delete