Menggapai Angkasa

Jelajahi Indahnya Negeri Pecahan Surga

Wednesday, 23 August 2017

SEMBURAT SENJA MENAWAN DI LAUT BEKAH, GUNUNG KIDUL

Indonesia memang gudangnya senja. Keindahan khas matahari terbenam tersebar luas seantero negeri dari atas gunung hingga di atas samudera. Jika lingkup negara Indonesia terlalu luas, maka cukup di Yogyakarta pun senja sudah begitu banyak menghiasi langit baratnya. Memandang matahari yang perlahan tenggelam bagaikan ditelan lautan luas tentulah begitu syahdu seperti yang dapat dilakukan di TANJUNG KESIRAT. Akan tetapi keindahan senja tidak hanya dapat disaksikan di sana saja. Nama Laut Bekah mungkin belum familiar di telinga, namun pesona senja yang ditawarkan di sana tidak kalah memesona dengan TANJUNG KESIRAT.

Senja Menawan Laut Bekah; Gunung Kidul; Yogyakarta

Menuju Laut Bekah

Lokasi Laut Bekah berada di Dusun Temon, Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul. Jarak tempuh dari pusat Kota Yogyakarta sekitar 48 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 90 menit dengan kecepatan sedang. Laut Bekah masih belum begitu dikenal oleh banyak orang sehingga plang petunjuk arah belum tersedia di pusat Kota Yogyakarta.
Pantai Parangtritis-Laut Bekah

Rute termudah menuju Laut Bekah dapat ditempuh melalui Jalan Parangtritis yang sudah cukup dikenal oleh masyarakat Yogyakarta. Rute tersebut yang sama dengan jalur menuju GOA JEPANG PUNDONG. Bedanya ialah saat tiba di Jembatan Kretek, ambil jalan lurus menuju Pantai Parangtritis. Perjalanan menuju Laut Bekah juga melewati kawasan Pantai Parangtritis sehingga juga bisa sekalian mampir di sini sebelum melanjutkan perjalanan.
Pantai Parangtritis

Perjalanan berlanjut dengan melintasi Jalur Lintas Selatan. Terus ke arah timur hingga meninggalkan kawasan Pantai Parangtritis dan memasuki kawasan perbukitan. Jalan berkelok dan naik turun harus dilalui saat mencapai kawasan perbukitan sehingga kondisi kendaraan haruslah prima. Setelah menempuh jarak yang cukup jauh sekitar 8 kilometer, maka perjalanan akan meninggalkan Jalur Lintas Selatan dan berbelok kanan memasuki jalan perkampungan.
Masuk Gapura ini

Selanjutnya jalan yang sempit tanpa aspal harus dilalui untuk menuju Laut Bekah sehingga sepeda motor akan menjadi pilihan transportasi yang tepat. Plang-plang kecil yang menunjukkan arah menuju Laut Bekah sudah terpasang di beberapa titik, namun apabila bingung maka bisa bertanya kepada masyarakat sekitar. Menjelang sampai di Laut Bekah, kondisi jalan memburuk dan hanya terdiri dari batu-batu saja sehingga cukup merepotkan. Jangan lupa bahwa selain buruk, kondisi jalan juga masih naik-turun. Jalan yang masih harus dilalui pun memiliki jarak yang cukup jauh dengan perkampungan terakhir.
Jalan Batu di Tengah Hutan Jati

Jalan semen yang sudah halus pun menjadi tanda bahwa Laut Bekah sudah dekat. Laut Selatan juga sudah terlihat dari jalananan. Selanjutnya kondisi jalan menurun hingga sampai di kawasan Laut Bekah. Bagi pengguna sepeda motor, kendaraan dapat diparkir hingga kawasan tebing yang dekat dengan lautan.
Sampai

Laut Bekah

Perjalanan akhirnya sampai juga di kawasan Laut Bekah. Topografi kawasan Laut Bekah ini hampir mirip seperti TANJUNG KESIRAT yaitu berupa pantai tebing dengan kemiringan tegak sehingga mustahil untuk mencapai laut. Namun meskipun tidak bisa bermain air, bukan berarti akan membosankan karena Laut Bekah ini menawarkan pemandangan yang begitu spektakuler.
Kawasan Tebing Sisi Timur

Pemandangan ke arah laut lepas diiringi suara deburan ombak yang membentur karang seakan begitu mendamaikan hati. Suasana semakin sejuk dengan embusan angin yang seolah membawa terbang segala kelelahan dan kepenatan yang ada. Tebing yang memanjang di sisi timur tampak begitu menakjubkan, seolah sulit dipercaya bahwa tebing tersebut dulunya berada di bawah laut dan kemudian terangkat menjadi daratan.
Kawasan Tebing Sisi Barat & Kawasan Pantai Parangtritis yang Memanjang di Ujung

Pemandangan ke arah barat juga menyuguhkan deretan karang yang memanjang dengan ombak yang saling membentur di kakinya. Sesuatu yang membedakan dengan sisi timur adalah di ujung barat laut tampak kawasan memanjang yang merupakan kawasan Pantai Parangtritis. Meskipun agak terhalang oleh uap air, namun kawasan Pantai Parangtritis tersebut masih cukup terlihat jelas.


Kembali Menyambut Senja
Senja di Atas Lautan

Atraksi utama yang tersaji di Laut Bekah dapat dinikmati pada sore hari yang tak lain dan tidak bukan adalah senja yang begitu menawan. Posisi Tebing Laut Bekah yang menjorok ke lautan membuat matahari yang sudah condong di sisi barat dapat terlihat dengan begitu sempurna di atas luasnya laut selatan.
Menyambut Senja

Semakin sore indahnya matahari sore dengan cahaya oranyenya terasa begitu hangat menerpa kulit. Matahari sore yang terlihat begitu jelas membuat proses perlahan-lahan saat sang raja siang kembali pulang ke peraduannya dapat diamati dengan seksama, tentunya jika cuaca cerah.



Video Sunset dari Laut Bekah


Usai matahari telah menghilang, ada baiknya untuk segera pulang. Letak Laut Bekah yang berada cukup jauh dari perkampungan penduduk semakin diperparah dengan tidak adanya lampu penerangan jalan mulai Laut Bekah hingga sampai ke perkampungan penduduk terdekat yang jaraknya cukup jauh. Jika kemalaman, perjalanan malam melalui jalan dengan kondisi buruk di tengah kegelapan hutan jati di kanan-kiri jalan selain rawan kecelakaan, tentunya juga menyeramkan.


Info

Harga Tiket
-

Tarif Parkir
Rp2.000,00

Fasilitas
Area parkir, bangku, tempat berteduh, toilet (kondisi buruk)

Waktu Kunjungan Terbaik
Sore hari menjelang matahari terbenam (16.00 WIB – sunset)

Penting
Makanan dan bensin hanya tersedia sampai perkampungan terakhir saja

Bonus:


No comments:

Post a Comment

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda.
Silakan tinggalkan komentar, semoga yang komen rezekinya lancar dan berkah selalu.. Aamiin