Menggapai Angkasa

Jelajahi Indahnya Negeri Pecahan Surga

Friday, 20 July 2018

MENGGAPAI PUNCAK GUNUNG GAJAH MUNGKUR; ATAP TERTINGGI SUKOHARJO

Kabupaten Sukoharjo yang memiliki selogan Makmur (Maju Aman Konstitusional Mantap Unggul Rapi) memang tidak memiliki gunung tinggi yang terkenal di kalangan pendaki Tanah Air. Namun bukan berarti tidak ada gunung satu pun di kabupaten yang memang sebagian wilayahnya terdiri dari dataran rendah ini.

Puncak Gunung Gajah Mungkur, Sukoharjo
Puncak Gunung Gajah Mungkur, Sukoharjo
GUNUNG SEPIKUL yang kini sedang naik daun ternyata bukanlah satu-satunya gunung yang dimiliki oleh Kabupaten Sukoharjo. Terdapat satu lagi puncak yang cukup menjulang tinggi, yang juga nampak jelas dari Gunung Sepikul yakni Gunung Gajah Mungkur.

Menuju Pringapus
Meski Puncak Gunung Gajah Mungkur secara administratif berada di Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, tetapi rute paling nyaman untuk menggapainya berada di Dusun Pringapus, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri.

Jika ditempuh dari Kota Surakarta, maka jarak yang harus ditempuh adalah sekitar 37 kilometer atau dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam. Rute yang harus ditempuh pertama-tama adalah menuju Kecamatan Tawangsari, kemudian berlanjut ke arah selatan menuju Jalan Tawangsari-Bulu.

Kota Surakarta-Area Parkir Pendakian Gunung Gajah Mungkur

Beruntung kini sudah ada aplikasi Google Maps sehingga rute menuju Kecamatan Manyaran tidaklah sulit untuk ditemukan. Nantinya perjalanan berlanjut di jalan Bulu-Manyaran sampai berbelok meninggalkan jalan utama tersebut untuk sampai di Dusun Pringapus.

Menjelang sampai Dusun Pringapus, kondis jalan akan menyempit dan terkadang harus melalui jalan desa yang terbuat dari beton. Jika ragu, maka pakai GPS satunya atau Gunakan Penduduk Sekitar alias bertanya kepada warga. Kondisi jalan sekitar juga seakan bagai labirin sehingga rawan membingungkan.
Puncak Gunung Gajah Mungkur Dilihat dari Gunung Sepikul
Puncak Gunung Gajah Mungkur Dilihat dari Gunung Sepikul
Nantinya area parkir sebelum berjalan kaki menuju puncak adalah dari Balai Dusun Pringapus ke arah kiri (timur). Akan ada rumah di sebelah kiri (utara) jalan dengan pelataran yang luas sebelum gapura kecil masuk Kabupapen Sukoharjo. Di rumah itulah biasanya perjalanan menuju Puncak Gunung Gajah Mungkur dimulai.

Memang saat saya mencari jalan dan informasi menuju Puncak Gunung Gajah Mungkur pada Hari Sabtu (14/07/2018) kemarin, ada plang penunjuk jalan kecil menuju Puncak Laskar Pelangi (sebutan lain Puncak Gunung Gajah Mungkur) yang mengarah ke arah kanan (barat) Balai Dusun Pringapus.

Sayang semakin lama melaju, kondisinya semakin sepi sehingga saya pun ragu untuk meneruskan perjalanan. Usai kembali ke Balai Dusun dan melaku ke arah timur, saya bertanya kepada warga setempat yang memberi tahu saya di mana letak area parkir menuju Puncak Gunung Gajah Mungkur.

Menuju Atap Sukoharjo
Sesampainya di tempat yang disarankan, saya segera memarkir kuda besi saya dan bercakap dengan bapak pemilik rumah. Ternyata memang benar di sanalah tempat biasanya dimulaiperjalanan dengan berjalan kaki menuju Puncak Gunung Gajah Mungkur, meski memang masih jarang pengunjung yang datang ke sana.

Untuk biayanya, masih tidak tiket masuk untuk memasuki kawasan Gunung Gajah Mungkur karena memang belum dijadikan destinasi wisata. Mengenai biaya parkir, sebenarnya juga masih belum ada tarif khusus, tetapi hendaknya tetap memberi uang kepada pemilik rumah hitung-hitung membantu beliau.
Rute Awal Menuju Puncak Gunung Gajah Mungkur
Rute Awal Menuju Puncak Gunung Gajah Mungkur
Perjalanan saya menuju puncak dimulai sekitar pukul 16.30 WIB. Meski belum resmi menjadi destinasi wisata, kondisi jalan setapak sudah baik dan jelas. Beberapa meter melaju sebelum jalan menanjak, terdapat plang penunjuk jalan di percabangan menuju Gua Gajah Mungkur.
Plang Menuju Gua Gajah Mungkur
Plang Menuju Gua Gajah Mungkur
Sebenarnya saya penasaran dengan gua itu, tetapi karena waktu sudah sore dan saya hanya sendiri, maka saya tetap melanjutkan perjalanan ke arah puncak. Mungkin ke depannya jika ada kesempatan dan kawan, saya bisa menjelajah sampai di Gua Gajah Mungkur tersebut.

Rute mulai menanjak setelahnya, seperti jalur pendakian lainnya. Untungnya kondisi jalan tetap baik dan jelas, sehingga tidak ada kekhawatiran tersesat. Percabangan hanya ada satu, yakni jika ke timur menuju puncak, sementara jika belok kiri adalah menuju gerbang pendakian satunya di sebelah barat dusun dan puncak satunya, yakni Trianggulasi.
Pesanggrahan Menjelang Puncak Gunung Gajah Mungkur
Pesanggrahan Menjelang Puncak Gunung Gajah Mungkur
Saya meneruskan perjalanan menuju Puncak Gunung Gajah Mungkur atau belok kanan dari percabangan. Menjelang puncak, ada sebuah tempat datar yang mana rencananya akan dibangun sebuah pesanggrahan (tempat berteduh) oleh karang taruna setempat. Tempat ini bisa menampung beberapa tenda.

Atap Kabupaten Sukoharjo
Perjalanan menuju puncak tidak lagi jauh usai melewati Pesanggrahan. Rute menanjak dari batu solid menandakan bahwa puncak tinggal beberapa meter lagi. Ternyata benar, akhirnya saya sampai juga di Puncak Gunung Gajah Mungkur, atau titik tertinggi di Kabupaten Sukoharjo.
Sampai Puncak Gunung Gajah Mungkur, Sukoharjo
Sampai Puncak Gunung Gajah Mungkur, Sukoharjo
Secara umum rute pendakian menuju Puncak Gunung Gajah Mungkur cukup mudah dan singkat. Hanya sekitar 30 menit saja perjalanan saya dari parkiran sampai ke puncak saat itu. Sekitar pukul 17.00 WIB saya sudah sampai di puncak. Untuk monyet, tidak ada satu pun yang saya temui sampai ke puncak, meski mereka ada banyak di Wonogiri.

Pemandangan terbuka jelas bisa disaksikan dengan leluasa dari Puncak Gunung Gajah Mungkur ini. Mulai dari sisi utara, hamparan persawahan Kabupaten Sukoharjo tampak begitu luas. Wajar karena memang Kabupaten Sukoharjo mendapat julukan sebagai Lumbung Padi Jawa Tengah karena luas sawahnya.
Hamparan Persawahan Luas Kabupaten Sukoharjo
Hamparan Persawahan Luas Kabupaten Sukoharjo
Gunung sepikul yang berada di sebelah utara Gunung Gajah Mungkur sebenarnya akan turut terlihat jika diperhatikan dengan seksama. Sayang saat itu saya tidak membawa kamera/lensa zoom sehingga Gunung Sepikul tidak bisa saya abadikan dengan lebih detail lagi.
Gunung Sepikul dari Puncak Gunung Gajah Mungkur
Gunung Sepikul dari Puncak Gunung Gajah Mungkur
Sebelah timur hingga tenggara menampilkan bentang perbatasan Sukoharjo dengan Wonogiri dan jajaran pegunungan yang memanjang. Jika cuaca cerah, maka Gunung Lawu yang berada di sebelah timur laut juga akan terlihat jelas. Bentang timur yang terbuka tentu menjadikan sunrise akan terlihat jelas jika cuaca cerah.
Sisi Timur dan Pegunungan Kabupaten Wonogiri yang Memanjang
Sisi Timur dan Pegunungan Kabupaten Wonogiri yang Memanjang
Sementara itu hamparan hutan luas nan menghijau dengan latar belakang pegunungan menghiasi pemandangan sisi selatan yang merupakan wilayah Kabupaten Wonogiri dan Gunung Kidul. Tampak pula di sisi selatan Dusun Pringapus, tempat di mana perjalan menuju Puncak Gunung Gajah Mungkur dimulai.
Sisi Selatan
Sisi Selatan
Sementara pemandangan terbuka juga turut tersaji di sisi barat yang mana jika cuaca cerah, maka keindahan sunset atau matahari terbenam akan tersaji dengan indahnya. Tidak ketinggalan pula Gunug Merapi dan Merbabu juga akan menghiasai panorama sebelah barat, kembali jika cuaca cerah.
Sunset di Sisi Barat
Sunset di Sisi Barat
Paling dekat dengan Puncak Gunung Gajah Mungkur, terdapat puncak satu lagi yang mana saat saya ke sana (14/07/2018) ada bendera salah satu partai politik Indonesia yang berwarna merah. Puncak itu adalah Puncak Trianggulasi yang juga bisa dicapai. Namun menurut info, ilalang yang menutupi jalan menuju ke sana cukup tinggi.
Puncak Trianggulasi Gunung Gajah Mungkur, Sukoharjo
Puncak Trianggulasi Gunung Gajah Mungkur, Sukoharjo

Bintang Dunia
Keindahan yang bisa didapatkan di Puncak Gunung Gajah Mungkur tidak hanya tersaji saat cerah. Ketiga hari mulai gelap pun keindahan itu masih ada berupa cahaya lampu dari kawasan sekitarnya. Cahaya lampu dari Kabupaten Sukoharjo hingga Kota Surakarta akan terlihat begitu menawan.
Menjelang Gelap
Menjelang Gelap
Jika langit sedang sangat cerah, maka Puncak Gunung Gajah Mungkur adalah salah satu tempat terbaik untuk memotret milky way atau gugusan bintang di langit. Sayang saat saya berkunjung kemarin, langit cukup berawan sehingga keindahan bintang malam tidak bisa saya abadikan.
Bintang Dunia di Kala Malam
Bintang Dunia di Kala Malam
Awalnya saya berniat untuk berkemah sendiri di sini. Akan tetapi malam itu angin berembus dengan kencang sehingga membuat udara menjadi cukup dingin. Ditambah lagi saat itu hanya ada saya seorang diri sehingga suasananya cukup menyeramkan. Akhirnya saya memutuskan untuk kembali turun saja.
Kota Surakarta di Ujung Barat Laut (Paling Terang)
Kota Surakarta di Ujung Barat Laut (Paling Terang)
Perjalanan saya kembali ke parkiran pun sangat cepat, yakni hanya sekitar 15 menit perjalanan saja. Setelah mengucapkan terima kasih dan berpamitan kepada pemilik rumah, saya pun kembali ke Kota Surakarta.

Info
Jam buka
-

Tiket masuk:
-

Tiket parkir:
Seikhlasnya

Fasilitas:
-

Waktu kunjungan terbaik:
Pagi hari menjelang sunrise & sore hari/malam hari (jika cerah)

30 comments:

  1. Komentar awal yang pengin kukatakan ... wow, nyali kamu gede, Pras !.
    Seorang diri trekking ke gunung sampai menjelang malam begitu dan sempet motret pemandangan lampu kota.
    Keren, euy 😁👍

    Nama gunungnya sama seperti nama waduk besar Gajah Mungkur ya ...
    Bentuk batu puncaknya unik, kayak gajah lagi duduk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soalnya g begitu tinggi dan deket permukiman.. Jadi cukup bisa memberanikan diri...

      Bisa jadi namanya berkaitan dengan wujud Gajah Mungkur sendiri..
      Tapi masih belum tau apa itu arti Mungkur..

      Delete
  2. Gunung Gajah Mungkur sepertinya posisinya lbih tinggi dari Gunung Sepikul ya mas? aku sih lebih sering baca dan liat fotonya Gunung Sepikulnya.

    Semoga jalur ke Puncak Trianggulasi segera bersahabat untuk didaki yaa... hemmm, foto temaram lampu ketika malam waww sekalii, sayangnya nggak ada warung penjaja kopi. Dinginn.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jauh lebih tinggi mbak..
      Kemaren juga baru tau kalau bisa ke puncaknya.. hehe

      Aamiin.. Tapi puncaknya di sana sempit e..
      Btw.. Boro" warung kopi.. Kemaren mau beli air mineral sore-sore aja susah.. hoho

      Delete
  3. bagus tempatnya iya mas, pemandangan dilihat dari puncak gunung gajah mungkurnya juga keren.
    next puncak yang lebih tinggi lagi tu mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul.. Keren euy..

      Aamiin.. Semoga bisa menjelajah lebih jauh lagi..

      Delete
  4. duh, aku gagal fokus sama celananya

    itu pas ke sana memang ada yang foto prewedd? waw, keren

    itu jalan pendakiannya hampir-hampir mirip kayak yang ke gunung sepikul ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Why..? Kenapa celananya..? haha

      Yup.. Gek pas aku urung kenal dirimu.. Dadi rasane piye ngono..
      Agak panjang sih.. Sekitar sejam aku jalan kemaren.. Iku e termasuk cepet..

      Delete
    2. Duh aku sek gagal fokus karo celonoe. Kudu tak preteli kotak2e, terus tak gowo mulih 😂😂

      Delete
  5. foto malam ahrinya keren banget, indah

    ReplyDelete
  6. Masih belum ada biaya masuk, berarti masih keceh banget hehe

    ReplyDelete
  7. Astaga, sendiri ke gunung dan ingin nyoba camping pula. Fhoto bintang-bintangnya bagus bangat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gunungnya pendek e.. Jadi cukup berani buat jelajah sendiri..

      Wah.. G ada foto bintang ms..

      Delete
  8. Asli ini keren banget, dan sepertinya memang belm banyak yang mendaki kesitu.
    Oh, ya itu foto perkotaannya luar biasa, keren. Dan aku juga suka begitu kalau sempet disaat mendaki foto kota aku foto. Karena ya itu bagus kalau diambil dari ketinggian. Melebihi suasana bukit bintang di Jogja..he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. Itu aku malam minggu, tapi g ada orang lain...

      Mesti coba ke sini berarti...
      Foto kotanya di sini lebih terang, soalnya deket dengan perkotaan.. Referensi foto kota lain selain di Bukit Bintang tu..

      Delete
  9. Mbatinku : lah iki dolan dewean, tapi kok nggowo carrier gede banget?

    Oh ternyata mau ngecamp, tapi nggak jadi. Tapi ya, ngeri juga misal ngecamp sendiri sih. Sepi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emm.. Sama habis dari Gajah Mungkur lanjut ke Prau ms.. haha

      Iyo e.. Soalnya bener bener dewe we we.. G enek liyane blas..

      Delete
  10. Cocok nih buat menyepi dari keriuhan kota di akhir pekan. Mungkin kayak ke Gunung Purba Nglanggeran gitu ya.

    Iya, camping nampaknya seru! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa dibilang demikian.. Tapi di Nglanggeran lebih luas..

      Menurut saia kurang datar tempat campingya di puncak.. Jadi pegel-pegel nantinya.. haha

      Delete
  11. MasyaAllah, superb sekali pemandangannya!

    Btw itu hamparan sawah saya jadi ingat Sembalun yang ada di Lombok. Sama-sama indah!

    Kalau malam jadi bukit bintang, kereen!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagusan di Sembalun kayaknya.. Bisa kayak karpet gitu.. hehe

      Betul.. Bintang dunia..

      Delete
  12. Sayang sekali ya belum dijadikan tempat destinasi wisata. SEmoga saja, aparat atau tokoh masyarakat setempat khususnya pemudah, mau menggalakannya. Agar bisa membantu perekonomian warga setempat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. Semoga banyak yang share postingan ini juga..
      Biar pada tau destinasi ini.. hehe

      Delete
  13. ini sih bukan keren lagi tapi udah wonderfull banget view nya
    suasananya sangat cocok banget untuk refreshing

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau sekarang cocok buat menyepi.. Soalnya masih sepi.. hehe

      Delete
  14. Pakdeku tak critani kalo ada temen naik ke gjh mungkur sendirian dan sampe malem: Kaget. Dia bilang, gng gjh mungkur itu angker. Ijik alas, dan katanya sana masih banyak burung2 langka plus medannya curam, erengan. Hal senada juga pernah disampekan pakde ku yang lain. Makanya dulu dipake soting wiro sableng. Tapi nek seko catetanmu iki, jauh sekali ceritanya. Yah, mungkin sekarang sama jaman pakde2 ku naik, mungkin kondisinya udah jauh beda.
    Iki mah apik plus keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmm.. Mungkin dulu naik seka Kecamatan Bulu.. Kalau dari sono, emang kelihatane terjal..
      Kalo naik via Pringapus, rutene pendek dan enak..

      Delete

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda.
Silakan tinggalkan komentar, semoga yang komen rezekinya lancar dan berkah selalu.. Aamiin