Menggapai Angkasa

Jelajahi Indahnya Negeri Pecahan Surga

Thursday, 3 January 2019

BENDUNG COLO, SUKOHARJO; POTENSI BESAR YANG MASIH TERTIDUR PULAS

Era media sosial seperti sekarang ini memang memunculkan berbagai peluang, baik dari sektor perdagangan yang dibuktikan dengan kemunculan berbagai toko online hingga sektor wisata dengan kemunculan berbagai destinasi baru. Melalui media sosial, potensi suatu destinasi bisa dengan cepat menyebar dan dikenal masyarakat luas.

Bendung Colo; Sukoharjo, Jawa Tengah
Bendung Colo; Sukoharjo, Jawa Tengah
Ada banyak tempat yang dulunya tidak terdapat apa-apa di sana seperti daerah Dlingo, Bantul, Yogyakarta, kini berubah menjadi pusat kunjungan wisata melalui berbagai destinasi di sana seperti PUNCAK BECICI dan BUKIT PANGUK. Sayangnya tidak semua potensi wisata di suatu tempat telah dikembangkan, meski potensi tersebut besar. Salah satu contohnya ada di Bendung Colo, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Menuju Bendung Colo
Bendung Colo ini secara administratif terletak di Desa Pengkol, Kecamatan Nguter, dengan kabupaten yang sama dengan obyek wisata BATU SERIBU yaitu Sukoharjo. Jarak tempuh menuju Bendung Colo dari Kota Surakarta adalah sekitar 25 kilometer dengan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan.


Bagi yang masih bingung mengenai letak Bendung Colo, maka cukup gunakan Google Maps. Beruntung karena lokasi Bendung Colo ini sudah tercantum di aplikasi tersebut. Awalnya jalur menuju Bendung Colo adalah melalui jalan utama Surakarta-Wonogiri yang sama dengan jalur menuju GUNUNG SEPIKUL. Namun nantinya perjalanan berbelok kiri ke Jalan Raya Nguter. 

Bendungan Sungai Bengawan Solo
Sesuai dengan namanya, Bendung Colo memang merupakan sebuah bendungan. Sebuah sungai besar yaitu Sungai Bengawan Solo yang merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa akan terlihat membentang dan Bendung Colo berdiri di atasnya. Selain bangunan bendungan, Bendung Colo juga merupakan jembatan masyarakat untuk menyeberang Sungai.
Jembatan Bendung Colo di Atas Sungai Bengawan Solo
Jembatan Bendung Colo di Atas Sungai Bengawan Solo
Sebagaimana fungsinya, Bendung Colo berfungsi menjaga debit air Sungai Bengawan Solo terutama pada musim kemarau agar air sungainya tetap ada untuk keperluan irigasi. Perlu diketahui bahwa pada musim kemarau debit air sungai akan berkurang dengan cepat sehingga jika sampai habis maka akan mengancam lahan pertanian di sepanjang aliran sungai.

Bendung Colo
Meski bisa dibilang hanya merupakan sebuah bendungan, tetapi sebenarnya panorama hingga suasana di Bendung Colo ini sangat berpotensi untuk menjadi sebuah destinasi wisata. Jika kemari saat cuaca cerah, maka hijaunya rerumputan, pepohonan, dan perbukitan di sekitar bendungan akan terlihat menawan dengan warna langit yang biru.
Perpaduan Hijau-Biru
Perpaduan Hijau-Biru
Air yang tenang di bagian sungai sebelah timur bendungan akan mampu memantulkan bayangan sehingga pemandangan pun akan semakin indah. Selain itu letaknya yang berada di perbatasan kabupaten Sukoharjo dengan Kabupaten Wonogiri membuat panorama jajaran pegunungan selatan terlihat begitu indah.
Latar Belakang Pegunungan Selatan
Latar Belakang Pegunungan Selatan
Saat tidak hujan, maka pengunjung bisa berjalan ke sisi barat bendungan yang mana posisi sungainya lebih rendah daripada sebelah timur bendungan. Pemandangan berupa air yang mengalir deras dari bendungan dapat disaksikan dari sini. Tenang saja karena meski aliran air dari bendungan cukup deras, aliran sungainya tidaklah deras. Biasanya banyak orang yang berkunjung ke Bendung Colo ini untuk keperluan memancing ikan.
Sisi Barat Bendung Colo
Sisi Barat Bendung Colo
Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Bendungan Colo adalah di pagi atau sore hari. Jika berkunjung saat tengah hari maka cuaca akan begitu terik, terlebih di musim kemarau yang cerah. Waktu kunjungan pun lebih baik dilakukan pada awal atau pertengahan Kemarau sekitar Bulan Mei hingga pertengahan Juli karena hijaunya pepohonan dan perbukitan akan berubah menjadi kuning kering pada puncak musim kemarau.

Potensi Besar yang Masih Terlelap
Sayangnya potensi tersebut masih belum dilirik oleh pihak yang berwajib setempat. Bendung Colo masih sebatas difungsikan sebagai bendungan semata. Padahal sebenarnya bendungan ini memiliki potensi yang besar pula untuk dikembangkan dari segi wisata. Saat ini masih sangat sedikit hal yang bisa dilakukan oleh pengunjung di sini.
Mengairi Ratusan Hektar Sawah
Mengairi Ratusan Hektar Sawah
Andai saja di sekitar bendungan dibuat sebuah taman dengan bunga yang berwarna-warni, pasti lokasinya akan segera hitz di era media sosial seperti sekarang. Belum lagi jika ada wahana-wahana lain seperti permainan anak, gardu pandang, hingga becak air, atau persewaan perahu untuk berkeliling sungai, maka tidak mustahil Bendung Colo ini akan menjadi destinasi favorit.

Besar harapan semoga saja Dinas Pariwisata Kabupaten Sukoharjo bisa segera melakukan sesuatu untuk mempercantik kawasan Bendungan Colo agar menjadi destinasi favorit baru di Sukoharjo. Juga supaya mereka dapat segera membersihkan kawasan sekitarnya yang kini terkesan kotor dan tak terawat.

Info
Jam buka
-

Harga tiket
-

Tarif parkir
-

Fasilitas
Parkir bebas, warung makan

Waktu kunjungan terbaik
Pagi hari dan sore hari saat cuaca cerah di awal/pertengahan kemarau

2 comments:

  1. masih nggak berubah sejak lebih dari 3 tahun lalu kesana.. saat itu terlihat palingan yang wisata kesitu orang-orang yang tinggal di sekitarnya, entah anak muda nongkrong atau bapak-ibu dengan anak kecilnya.. yang dari jauh 1-2 saja..

    ReplyDelete
  2. oh iya sih
    bendung juga bisa dijadikan objek wisata
    kayak yang di Malang. lali aku jenenge. waduk selorejo opo yo, lali lah

    tapi yo ngunu, kudu onok lungguh bareng antar pejabat

    ReplyDelete

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda.
Silakan tinggalkan komentar, semoga yang komen rezekinya lancar dan berkah selalu.. Aamiin