Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal KA Kahuripan, Kereta Kelas Ekonomi dengan Rute Bandung-Blitar

Sekarang, perjalanan dengan menggunakan kereta api sudah jauh lebih nyaman dibandingkan bertahun-tahun lalu. Fasilitas di stasiun sudah lebih beragam, begitu pula dengan fasilitas di dalam gerbong kereta. 

Sekarang, nyaris tak ada lagi pedagang atau orang lain selain penumpang dan petugas yang boleh masuk ke dalam gerbong kereta. Tentunya, privasi penumpang pun sangat terjaga.

Tak terkecuali KA Kahuripan, layanan kereta api kelas ekonomi untuk penumpang yang dijalankan oleh PT Kereta Api Indonesia. Kereta api ini melayani rute Bandung melalui Kiaracondong menuju ke Blitar dan juga sebaliknya. 


Mulanya, Kereta Api Kahuripan melayani rute dari Kediri menuju Padalaran dan sebaliknya. Namun, pemberlakuan Gapeka tahun 2013 mengubah rute kereta api ini menjadi Kediri ke Kiaracondong, dan diperpanjang sampai Blitar pada Gapeka tahun 2017.

Nama kereta ini, Kahuripan, diambil dari salah satu nama kerajaan besar asal Jawa Timur, yaitu Kerajaan Kahuripan. Kerajaan ini berdiri tahun 1009 oleh Airlangga. 

Asal mulanya yaitu melanjutkan Kiprah Kerajaan Medang yang mengalami keruntuhan pada tahun 1006.

Paling Sering Mengalami Perubahan Rute

Mulai beroperasi secara resmi pada 26 Juli 1995, Kereta Api Kahuripan memiliki rute dari Kediri ke Bandung dan berakhir di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. 

Selama melayani perjalanannya, kereta kelas ekonomi ini menjadi kereta penumpang yang paling sering mengalami pergantian rute.

Setelah rute awal, kereta ini lalu tidak lagi melayani tujuan Stasiun Pasar Senen pada pertengahan tahun 1995, melainkan hanya rute Kediri menuju ke Bandung. 

Selanjutnya, tahun 2017, terjadi perubahan rute baru sesuai dengan Gapeka menjadi Stasiun Kiaracondong menuju ke Blitar dan sebaliknya. Inilah rute terbaru dan terakhir dari Kereta Api Kahuripan.

Jika membicarakan harga tiketnya, Kereta Kahuripan pernah memiliki tarif sebesar Rp 100.000, tepatnya pada tahun 2013. Lalu, terjadi perubahan tarif menjadi Rp 90.000 hanya beberapa bulan setelahnya. 

Selanjutnya, pada bulan April tahun 2016, kereta ini kembali mengalami perubahan harga tiket menjadi Rp 86.000 setelah diberlakukan kebijakan kewajiban pelayanan publik atau PSO.

Kini, kabarnya harga tiket Kereta Api Kahuripan menjadi lebih terjangkau lagi. Bisa jadi, inilah kereta penumpang kelas ekonomi dengan harga paling murah. Kamu bisa melakukan pengecekan langsung terkait jadwal dan harga tiket Kahuripan di Traveloka Lifestyle Superapp.

Fasilitas yang Ditawarkan

Lalu, bagaimana dengan fasilitas yang ditawarkan? Sudah pasti, kereta Kahuripan menawarkan fasilitas yang bersih dan sangat nyaman untuk semua penumpang. 

Semua gerbong kini telah dilengkapi dengan pendingin ruangan sebanyak dua unit. Lalu, kamar mandi juga telah tersedia pada setiap gerbong di bagian ujungnya. Tentunya, lengkap dengan wastafel, penyemprot air, dan toilet jongkok.

Sementara itu, pada setiap kursi penumpangnya menggunakan lapisan kulit dengan posisi saling berhadapan. Setiap empat nomor kursi, terdapat dua buah stop kontak yang bisa kamu gunakan bergantian dengan penumpang lainnya. 

Tak ketinggalan, meja berukuran kecil yang berfungsi sebagai tempat menaruh botol minuman atau bekal makanan yang terletak di sisi jendela.

Guna memudahkan penumpang menyimpan barang bawaan, tersedia bagasi kabin di bagian atas. Tak lupa, layanan pemesanan makanan maupun minuman pada gerbong restorasi yang menawarkan berbagai menu untuk membantu mengusir lapar dan dahaga selama di perjalanan.

Rangkaian Gerbong Kereta

Selama menjalankan tugasnya untuk mengantarkan penumpang dari maupun ke Kiaracondong dan Blitar, Kereta Api Kahuripan selalu menggunakan dua model lokomotif, yaitu CC203 dan CC201. 

Sementara pada rangkaian terbarunya, kereta ini memakai pilihan lokomotif tadi dengan susunan rangkaian berupa satu lokomotif CC203 atau 201, dilanjutkan dengan enam gerbong penumpang, satu buah gerbong makan, sebuah gerbong untuk bagasi, dan sebuah gerbong aling-aling.

Gerbong aling-aling sendiri merupakan kereta untuk penumpang yang memang sengaja tidak mengangkut penumpang atau dikosongkan. 

Tujuannya adalah melindungi rangkaian apabila kereta mengalami kecelakaan. Jika dilihat dari rangkaian tadi, Kereta Api Kahuripan setiap harinya bisa mengantarkan penumpang antara 800 sampai 1000 orang.

Selama perjalanan dari Stasiun Kiaracondong di Bandung menuju Stasiun Blitar maupun sebaliknya, Kereta Api Kahuripan akan singgah setidaknya di 21 stasiun besar. 

Mulai dari Stasiun Kiaracondong, kereta akan melanjutkan perjalanan ke Stasiun Cibatu, Cipeundeuy, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Maos, Gombong, Kutoarjo, Wates, Lempuyangan, Klaten, Purwosari, Paron, Madiun, Caruban, Baron, Kertosono, Kediri, Tulungagung, dan berhenti di Stasiun Blitar.

Sekarang, tidak perlu lagi ragu melakukan perjalanan dengan kereta api kelas ekonomi. Memiliki harga terjangkau tak membuat kelas kereta api paling bawah ini murahan. Fasilitasnya selengkap kereta penumpang kelas eksekutif. Perjalanan pun pastinya lebih nyaman dan menyenangkan. Yuk, jalan-jalan naik kereta api!


Posting Komentar untuk "Mengenal KA Kahuripan, Kereta Kelas Ekonomi dengan Rute Bandung-Blitar"