Menggapai Angkasa

Jelajahi Indahnya Negeri Pecahan Surga

Saturday, 24 February 2018

AIR TERJUN PENGANTIN; BUKAN SEKADAR JUDUL FILM HOROR

Gunung Lawu memang menyimpan berbagai pesonanya. Keindahan tidak hanya bisa ditemukan di sepanjang jalur PENDAKIAN LAWU yang penuh misteri, tetapi juga tersebar di banyak wilayah sekelilingnya. Jika postingan sebelumnya pernah mengulas tentang sejukanya TELAGA WAHYU yang berada di Kabupaten Magetan, kali ini pesona keindahan tersebut berada di lereng Lawu sebelah utara di Kabupaten Ngawi tepatnya di Air Terjun Pengantin.

Air Terjun Pengantin; Ngawi, Jawa Timur
Air Terjun Pengantin; Ngawi, Jawa Timur
Jika mendengar nama tersebut, yang ada dalam benak pastilah merupakan judul film horor. Dahulu memang ada film horor dengan judul Air Terjun Pengantin yang diputar di layar lebar. Saat dicari di Google pun yang muncul pada pencarian teratas adalah tentang film horor tersebut. Namun ternyata Air Terjun Pengantin bukan hanya judul film horor semata, melainkan juga merupakan nama sebuah obyek wisata.

Menuju Air Terjun Pengantin
Secara administratif, Air Terjun Pengantin terletak di Desa Hargomulyo, RT 03, RW 01, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Jarak tempuh dari Kota Ngawi adalah sekitar 37 kilometer dengan waktu tempuh sekitar satu jam 15 menit. Sementara jarak tempuh  dari Kota Surakarta adalah sekitar 63 kilometer dengan waktu tempuh sekitar dua jam perjalanan.
Menuju Air Terjun Pengantin dari Kota Surakarta

Beruntung karena saat ini telah tersedia aplikasi Google Maps untuk menunjukkan arah menuju Air Terjun Pengantin ini yang mana lokasinya sudah tersedia. Rute menuju ke sana memang tida terlalu menanjak, tetapi kondisi jalan yang harus dilalui tidak semuanya halus karena di beberapa ruas jalan penuh dengan lubang. Menjelang sampai lokasi, kondisi jalan akan menyempit sehingga dan berada di perkampungan.
Plang Penunjuk Menuju Air Terjun penganting di Jalan Ngrambe-Jogorogo
Plang Penunjuk Menuju Air Terjun penganting di Jalan Ngrambe-Jogorogo
Saat ini juga belum ada kendaraan umum untuk sampai ke Air Terjun Pengantin sehingga jika ke sana harus menggunakan kendaraan pribadi. Akses jalan yang tersedia hingga area parkirnya bisa menampung sepeda motor hingga minibus. Sementara bus besar masih cukup kesulitan untuk melewati akses jalannya yang sempit.

Menuju Dua Air terjun
Perjalanan menggunakan kendaraan pun telah usai begitu sampai di area parkir. Namun bukan berarti perjalanan telah selesai karena perjalanan menempuh jalan setapak masih harus dilakukan untuk sampai ke lokasi air terjun. Untungnya perjalanan menapaki jalan setapak bukan merupakan hal yang buruk. Kondisi jalan setapak kini begitu baik karena pada pertengahan 2017 lalu telah dilakukan perbaikan oleh dinas terkait bersama masyarakat.
Jalan Menuju Lokasi Air Terjun Pengantin
Jalan Menuju Lokasi Air Terjun Pengantin
Jalan setapak yang harus dilalui sudah berupa paving dan anak tangga sehingga rasanya begitu mudah untuk melaluinya. Tak perlu khawatir akan jalur yang licin dan becek saat melaluinya di musim hujan. Namun meski jaraknya tidak begitu jauh, persiapan untuk melalui turunan dan tanjakan harus dilakukan karena lokasi air terjunnya memang ada di bawah.
Air Terjun Pengantin
Air Terjun Pengantin
Perlahan suara air terjun akan mulai terdengar di tengah jalan yang otomatis semakin memompa semangat untuk segera sampai di sana. Tak lama kemudian pemandangan ke arah Air Terjun Pengantin berupa dua air terjun yang berdampingan pun akan terlihat dengan indahnya dari ketinggian. Nantinya akan dijumpai semacam spot foto yang bisa digunakan dengan latar belakang dua air terjun tersebut.

Legenda Air Terjun Pengantin
Akhirnya perjalanan pun sampai di Air Terjun Pengantin. Seperti yang telah dijelaskan tadi, terdapat dua air terjun yang terletak berdampingan. Letak dua air terjun yang berdampingan ini pun menjadi inspirasi dari penamaan Air Terjun Pengantin karena melambangkan sepasang mempelai pria dan wanita.
Air Terjun Pengantin
Di Bawah Air Terjun Pengantin
Jika menghadap ke arah air terjun, maka aliran air terjun kanan lebih deras daripada aliran air terjun kiri. Hal ini pun kemudian menimbulkan persepsi bahwa air terjun yang kanan melambangkan pengantin pria karena aliran deras juga menggambarkan kegarangan. Sementara air terjun yang kiri yang alirannya tidak deras melambangkan pengantin wanita dengan kelembutannya.
Gembok Tresno untuk Mengabadikan Cinta Mereka
Gembok Tresno untuk Mengabadikan Cinta Mereka
Air terjun yang ada memang berjumlah dua, tetapi kedua air terjun ini tetap berasal dari satu sungai saja. Selain sungai asalnya, aliran airnya pun akhirnya kembali menyatu menjadi sebuah sungai yang melambangkan Tuhan Yang Maha Esa. Penggambaran dan pelambangan air terjun ini tak lepas dari legenda yang ada. Tulisan mengenai legenda air terjun ini juga telah disediakan oleh pengelola sehingga pengunjung bisa membacanya.
Legenda Air Terjun Pengantin
Legenda Air Terjun Pengantin
Konon dahulu ada seseorang penyiar Agama Islam bernama Eyang Galiman yang masih keturunan ningrat dari Adipati Gendingan. Beliau tertarik oleh adat mantu yang dilakukan di Dusun Besek; permukiman yang berada dekat dengan Air Terjun Pengantin. Eyang Galiman pun beranggapan bahwa adat mantu harus dilakukan dengan cara agama agar kelak generasi keturunannya lebih berkualitas dan beradab.

Eyang Galiman kemudian dipercaya untuk melakukan ritual daup manten pada acara mantu (pernikahan) di Dusun Besek dan sekitarnya. Beliau kemudian mengambil air dari sebuah air terjun yang konon dikeramatkan masyarakat setempat untuk selanjutnya diminumkan kepada kedua mempelai. Konon katanya air dari air terjun tersebut memiliki khasiat untuk melanggengkan hubungan rumah tangga.

Pesona Air Terjun Pengantin
Terlepas dari mitos dan legenda yang ada, Air Terjun Pengantin merupakan tempat yang sangat nyaman untuk mengisi waktu liburan. Lokasinya yang berada di lereng Gunung Lawu menyebabkan udaranya di kawasan tersebut begitu sejuk dan segar. Selain itu pepohonan yang masih rimbun akan membawa suasana relaksasi bagi para pengunjungnya.
Air Terjun Pengantin Kakung
Air Terjun Pengantin Kakung
Air yang mengalir pun bersumber langsung dari Gunung Lawu sehingga kesegarannya masih sangat terjaga. Air dari air terjun ini bisa langsung diminum tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Namun tentu saja harus dipastika terlebih daulu bahwa tidak ada orang yang mencuci kakinya di ujung aliran sungai.
Air Terjun Pengantin Putri
Air Terjun Pengantin Putri
Selain kesegaran air dan kesejukan udaranya, suara air terjunnya juga merupakan nyanyian alam yang begitu merdu. Duduk-duduk sambil menikmati nyanyian air terjun tentu mampu untuk menghadirkan ketentraman dalam jiwa. Jika ingin bermain air, kolam dan aliran sungai dari Air Terjun Pengantin ini pun aman untuk dipakai berenang atau berendam. Saat musim kemarau air terjun ini masih tetap ada, tetapi dengan volume air yang lebih kecil.
Air Terjun Pengantin Versi Ramai
Air Terjun Pengantin Versi Ramai
Mengenai pantangan atau larangan, tidak ada peraturan khusus yang ada di sini. Larangan dan pantangan yang ada pun tidak jauh berbeda dari kebanyakan obyek wisata lainnya. Ada baiknya aturan tersebut harus dipatuhi selain agar tempatnya tetap terawat, aturan tersebut juga demi keselamatan pengunjung sendiri. Tentu rasanya tidak rela jika tempat seindah Air Terjun Pengantin ini dipenuhi sampah dan coret-coretan orang yang tidak bertanggung jawab.
LARANGAN
LARANGAN!
Jika tiba-tiba lapar menyerang saat bermain air, tidak perlu untuk berjalan jauh ke area parkir karena sudah ada warung makan yang menyediakan berbagai makanan di area air terjun. Namun perlu diingan bahwa sampah kemasan makanan dan minuman harus selalu dibuang pada tempatnya. Tong sampah pun juga sudah banyak tersedia di sini; baik untuk sampah organik maupun anorganik yang ditujukan agar kawasan ini senantiasa bersih.

Info

Jam buka
07.30 – 17.30 WIB

Tiket masuk
Rp3.000,00 per orang

Tarif parkir
Rp2.000,00 (sepeda motor)

Fasilitas
Area parkir, warung makan, toilet, mushalla, spot foto

Waktu kunjungan terbaik
Musim penghujan sewaktu tidak hujan

29 comments:

  1. Saya yg deket (tetangga kecamatan) malah belum pernah ke air terjun ini...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, ya tinggal berkunjung saja..
      Kan cuma deket.. hehe

      Delete
  2. Huiiii keren... Berarti penamaan air terjun pengantin ini dikakukan oleh warga setempat ya gara2 air terjunnya ada dua dan kayak sepasang.

    Lalu, kapan Mas jadi pengantin? Hahahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, intepretasi masyarakatnya emang luar biasa selain air terjunnya yang emang unik..

      Btw, nanya gituan bukannya sama kayak nanya diri sendiri ya neng..? hehe

      Delete
    2. πŸ˜‚πŸ˜‚

      Belum didiskusiin Maaas...

      Delete
  3. Aku udah pernah kesiniiii aaaa akeren banget lah, pengen kesana lagi :v

    ReplyDelete
  4. Bagus, ya. Tidak cuma menonjolkan kekayaan alam, tapi juga filosofi, adat, dan pandangan masyarakat dalam menyikapi kekayaan alam itu. Hebatnya pula, pandangan masyarakat itu berlaku langgeng sehingga jadi kearifan lokal yang sekarang harus dihormati. Moga-moga dengan perbaikan akses dan semakin dikenalnya lokasi air terjun ini membuat alam sekitarnya tetap lestari, tidak cuma alamnya tapi juga kearifan lokalnya. Mudah-mudahan suatu hari nanti saya bisa berkunjung ke sana. Amin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itulah keunikan khas di Air Terjun Pengantin ini gan..
      Bagaimana pandangan masyarakat yang terus dilestarikan hingga sekarang menjadi daya tarik tersendiri dari air terjun ini...

      Aamiin, segerakan berkunjung gan.. Kalo bisa bawa pasangan.. haha

      Delete
  5. Bagus banget klo tempat2 kayak gini nih pasti

    Nggak banyak monyetnya mas kayak di grojogan sewu? πŸ˜€

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup.. Sejuknya yang bikin nyaman..
      Kalo di sini nggak ada monyetnya...

      Delete
  6. Air terjun pengantin? Benar-benar melambangkan sepasang pengantin yaa. Waktu datang terbaik waktu musim hujan tapi pas enggak hujan? Memangnya kenapa? Apa karena kalo musim panas cuaca jauh lebih panas daripada musim hujan atau kenapa? Huehehe

    willynana.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul.. Soalnya air terjunnya ada dua..

      Kalo pas musim hujan debit airnya agak besar, jadi bagus.. Sementara kalo musim kemarau debit air terjunnya berkurang..
      Itu udah saya tulis juga mbak.. hehe

      Oke, saya berkunjung

      Delete
  7. Waah jarang2 ya jalan menuju air terjun udah enak begini, udah dibuat tangga, nggak takut kepleset atau kotor.. Btw itu ada gembok tresno ya? Lucu bgt ih, πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagus sih.. Jadi mempermudah akses ke air terjunnya..

      Ke sini atuh mbak.. hehe

      Delete
  8. Terima kasih mas, sudah menulis disertai imbauan untuk pembaca. Seringkali kelau main ke Air terjun di bagian bawah ini ditemukan banyaak sampah, huhu
    Oh ya, menurutku cukup murah lho tiketnya masih 3.000 sedangkan akses menuju lokasinya sudah lumayan begitu :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang harus begitu sih.. Biar kelestariannya tetap terjaga..

      Delete
  9. Datang ke sini sambil foto pre wed, jadi pengantin beneran deh, bahkan air terjun pun memiliki pasangan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, pas juga momennya..
      Foto sebelum jadi pengantin di Air Terjun Pengantin. hehe

      Delete
  10. WAh keren banget air terjunya.. Selama ini cuma ngeexplore Jawa Tengah aja, belum kesampean kemana mana. hahahaha..
    btw itu kalau buat slowshutteran enak yah mas :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemaren juga sebenere g ada niatan buat ke sini.. Tapi begitu lihat plang penandanya jadi akhirnya ke sini...

      Iya, sayang teknologi kamera belum memungkinkan..

      Delete
  11. Unik ya penamaan air terjunnya.
    Kayaknya bisa jadi pengantin beneran buat pasangan yang datang kesana ☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya karena air terjunnya ada sepasang, jadi intepretasinya semacam pengantin..

      Kalau itu Wallahualam..

      Delete
  12. Tak kira cuma di film film nih air terjun pengantin eh ternyata ada di ngawi. Air terjun pengantinnya sudah ada tinggal kapan jadi pengantinnya? jangan jalan jalan mlulu hehheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemaren juga nggak nyangka juga.. Trs pas jalan nemu plang ke arah Air Terjun Pengantin..
      Yaudah deh mampir.. hehe

      Waduh, itu mah masih misteri ilahi..

      Delete
  13. sebetulnya aku suka dg tempat yang punya cerita legendanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup.. Sama..
      Jadi kalo berkunjung mesti tanya ke pengelola lokasinya mengenai legenda yang ada...

      Delete

Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Jika bermanfaat, mohon kesediaannya untuk menshare postingan yang ada.